• Hydrangeas
  • Jellyfish
  • Jellyfish
  • Koala
  • Lighthouse
  • Nuun Walqolami Wamaa Yas Thuruun(QS Al-Qalam 1)

    Nuun,Demi Pena dan Segala yang Dituliskannya

  • Buku Panduan Ikatan Pelajar Muhammadiyah

    Buku panduan IPM dan E-Book lainnya

  • Music For IPM

    Download lagu-lagu IPM dan Muhammadiyah

  • - -

    Takkan pernah putus kebahagiaan yang akan di berika kepada kita para pejuang

  • --

    Rasakan dalam hati, betapa indahnya berdakwah, betapa indahnya Surga untuk kita nanti.

Featured Home (TOP)

Suara IPM Jatim

AD (728x90)

Senin, 21 April 2014

Nyai Dahlan, Kartini Indonesia Yang Sebenarnya


Iki lho,,.Kartini tenanan,,
berjuang lewat Sopo Tresno, bekerja sesuai porsinya,, dan tidak melangkahi kodrat nya,,

Sopo Tresno dan Aisyiyah.

Pada tahun 1914 ia mendirikan Sopo Tresno, dia dan suaminya bergantian memimpin kelompok tersebut dalam membaca Al Qur'an dan mendiskusikan maknanya.  Segera ia mulai berfokus pada ayat-ayat Al Qur'an yang membahas isu-isu perempuan. Dengan mengajarkan membaca dan menulis melalui Sopo Tresno. Pasangan ini memperlambat Kristenisasi di Jawa melalui sekolah yang disponsori oleh pemerintah kolonial.

Bersama suami dan beberapa pemimpin Muhammadiyah lainnya, Nyai Ahmad Dahlan membahas peresmian Sopo Tresno sebagai kelompok perempuan. Menolak proposal pertama, "Fatimah", mereka memutuskan mengganti nama menjadi "Aisyiyah" , berasal dari nama isteri Nabi Muhammad , yakni Aisyah . Kelompok baru ini, diresmikan pada tanggal 22 April 1917, dengan Nyai Ahmad Dahlan sebagai kepala.

Lima tahun kemudian organisasi menjadi bagian dari Muhammadiyah.

Melalui Aisyiyah, Nyai Ahmad Dahlan mendirikan sekolah-sekolah putri dan asrama, serta keaksaraan dan program pendidikan Islam bagi perempuan, Dia juga berdakwah menentang kawin paksa. Dia juga mengunjungi cabang-cabang di seluruh Jawa. Berbeda dengan tradisi masyarakat Jawa yang patriarki, Nyai Ahmad Dahlan berpendapat bahwa perempuan DIMAKSUDKAN UNTUK MENJADI MITRA SUAMI MEREKA.

Sekolah Aisyiyah dipengaruhi oleh ideologi pendidikan Ahmad Dahlan yakni Catur Pusat: 
* pendidikan di rumah,
* pendidikan di sekolah, 
* pendidikan di masyarakat, 
* dan pendidikan di tempat-tempat ibadah.
Source : www.sangpencerah.com

Senin, 07 April 2014

Seminar Menembus UN/ SBMPTN dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Kediri


Kediri- Ujian Nasional untuk tingkat SMP tinggal sebulan lagi apalagi untuk tingkat SMA/SMK yang tinggal menghitung jari, kali ini Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Kediri mengadakan sebuah acara khusus untuk para pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK. Menembus UN (Ujian Nasional)/ SBMPTN Tanpa Stress, dilaksanakan tanggal 6 April 2014 bertempat di gedung LEC Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri. Sekitar pukul 09.00 WIB, acara dibuka dengan bacaan basmallah, sekitar 23 pelajar non-muhammadiyah dan 43 pelajar Muhammadiyah telah memenuhi salah satu ruangan yang cukup luas di gedung LEC Perguruan Muhammadiyah Kota Kediri. Total keseluruhan para pelajar yang mengikuti acara ini berjumlah 66 orang.  

Laki-laki bertubuh tinggi, berambut pendek gelombang, tak lupa akan kacamatanya setia menemaninya setiap acara yang dipandunya, Dadang Kriswanto namanya. Untuk kedua kalinya, Kang Dadang ini akan membagikan atau bahasa gaulnya, sharing pengalamannya dengan para pelajar yang mengikuti seminar tsb.

Tak lupa pula, seminar ini dihadiri oleh Ayahanda Hari selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri, Ipmawan Wahyi Ba’dal Fitri selaku perwakilan dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur, serta 21 pelajar dari Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Tulungagung. 



“Biasanya, para pelajar SMA/SMK pasti merasakan yang namanya dag dig dug, gugup dan stress seminggu sebelum Ujian Nasional dilaksanakan” ucap Kang Dadang saat seminar.
Bapak Hari selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri berpendapat bahwanya, “Kalian harusnya bersyukur akan terselenggarakannya Seminar Menembus UN/ SBMPTN tanpa Stres, Mengapa ? Saat zaman SMA saya, tidak ada yang namanya seminar yang memberi motivasi inspirasi seperti ini”candanya
“Perjuangan bukanlah disambut dengan tepukan tangan tapi Perjuangan disambut dengan cacian dan hinaan, itulah yang disebut dengan perjuangan.” Tegas Wahyi Ba’dal ketika memberikan sepatah dua kata untuk sambutan.
Acara pun berlangsung dengan guyonan canda tawa, kagum akan cerita para pelajar yang sukses menempuh pendidikan berkualitas tinggi yang sebelumnya dalam keadaan tak layak menempuh pendidikan sarjana. Menangis akan tragedi jalur Gaza yang penuh dengan jeritan rakyat Palestina.

Semangkuk es krim manis penuh dengan warna yang gratis pun menjadi penutup seminar Menembus UN/SBMPTN Tanpa Stress kali ini. Banyak ilmu dan motivasi tertancap dalam pikiran dan hati para pelajar yang mengikuti seminar ini.

“Bersyukur adalah solusi dari semua kejenuhan kita” tutup Ipmawati Ratna selaku pembawa acara pada seminar tersebut. (IpmawatiBalqis)




Selasa, 01 April 2014

Taruna Melati 3 IPM Jawa Timur Sukses Dilaksanakan di Gresik



Gresik,  Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur melaksanakan Agenda Perkaderannya yaitu Pelatihan Kader Taruna Melati 3. Pelatihan Kader Taruna Melati atau bisa disebut (PKTM 3) ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik selama 4 hari 3 malam pada tanggal 27-30 Maret 2014, dan diikuti sebanyak 30 Peserta dari berbagai daerah Kabupaten dan Kota IPM di Jawa Timur. TM 3 yang menjadi agenda utama Bidang Perkaderan IPM Jawa Timur ini mengusung tema "Membumikan Gerakan Ilmu Untuk Pelajar Berkemajuan" dengan tema tersebut Bidang Perkaderan berharap para peserta PKTM 3 IPM Jawa Timur ini bisa menjadi lebih progresif dan berkemajuan untuk berdakwah dan membesarkan IPM di daerahnya masing-masing. Selama 4 hari 3 malam peserta TM3 di godok ideologinya dan semangatnya untuk memberikan pemikiran lebih luas tentang Agama Organisasi dan Pergerakan IPM serta strategi-strategi dakwah di kalangan Remaja dan Pelajar pada era Golbalisasi ini, berbagai materi juga diberikan untuk memperbanyak Faham dan Refrensi para peserta untuk melangsungkan perjuangannya. Bukan hanya sekedar mecari Syahadah TM3 para alumni pelatihan ini akan berusaha membantu IPM Jawa Timur untuk mendampingi Pimpinan Daerah IPM Kabupaten dan Kota seluruh Jawa Timur ucap Ipmawan Riki Purnomo Ketua korps Alumni PKTM 3 GKB 2014 ini. (gal)




Muhammadiyah News

 

© 1435 H | 2014 M. Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur - PIP IPM Jawa Timur